Tour de Java

  • 0

Tour de Java

Category : Uncategorized


ITS tak pernah lelah menyempurnakan setiap karyanya. Terlebih, pencapaian gemilang dalam dunia otomotif beberapa waktu lalu, semakin membakar semangat sivitas akademika untuk terus mengembangkannya. Kini, saatnya karya-karya tersebut ditunjukkan kepada masyarakat. Untuk itu, ITS menggelar Tour de Java Mobil Listrik Nasional 2014 yang telah di launching pada Jumat (25/4).


Tour de Java merupakan salah satu bagian dari serangkaian kegiatan pengembangan MOLINA di ITS. Perjalanan mengelilingi pulau Jawa ini akan digelar selama lima hari sejak Jumat (2/5). Tidak tanggung-tanggung, rute yang akan ditempuh melebihi jarak 800 kilometer. Dimulai dari Jakarta, Bandung, Tasikmalaya, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, dan berakhir di Surabaya.

Dr Muhammad Nur Yuniarto, dosen pembimbing pengembangan MOLINA ITS, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk menguji performa mobil listrik ITS di jalan raya. Selain itu, tur ini juga dimanfaatkan sebagai sarana berbagi ilmu tentang dunia otomotif kepada siswa SMA dan sederajatnya di wilayah control stop. “Letaknya di daerah Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Di sana kami akan mengadakan pameran dan perlombaan antar siswa SMA,” tuturnya.

Sementara itu, mobil listrik ITS yang akan berlaga dalam Tour de Java berjumlah dua buah, yakni Ezzy ITS I dan Ezzy ITS II. Keduanya akan dilepas secara langsung oleh menteri pendidikan dan kebudayaan nasional di Jakarta, pada Selasa (29/4). Menurut Nur, kedua mobil tersebut memiliki perbedaan yang mencolok. Ezzy ITS I menggunakan gear box, sementara Ezzy ITS II tidak menggunakannya. ”Perbedaan inilah yang nantinya akan kami teliti dalam uji coba di lapangan,” jelasnya.

Nur menambahkan, beberapa kendala sudah ia prediksi dalam pelaksanaan tur ini. Salah satunya adalah proses isi ulang energi listrik. ”Proses charging mobil paling cepat tiga jam. Sehingga kemungkinan pelaksanaan Tour de Java bisa lebih lama,” tambahnya.

Rektor ITS, Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian sivitas akademika ITS ini. ”Dari lima perguruan tinggi yang diamanahi untuk mengembangkan mobil listrik, baru ITS yang mampu merealisasikannya hingga saat ini,” ujarnya.


Tak Hanya MOLINA

Selain mobil listrik, ITS juga akan menampilkan beberapa karya terbaik lainnya dalam gelaran Tour de Java 2014. Di antaranya ialah mobil Sapu Angin Surya. Mobil surya ITS ini akan menunjukkan kapasitasnya sebagai satu-satunya peserta asal Indonesia yang berlaga dalam ajang World Solar Challenge Australia beberapa waktu lalu. Bahkan, guna memeriahkan acara, salah satu panitia World Solar Challenge 2015 juga akan turut serta.

Di samping ketiga mobil tersebut, mobil hemat energi ITS Lowo Ireng juga akan turut serta. Mobil bergaya sporty ini menjadi bukti dukungan ITS terhadap pengembangan mobil hemat energi yang sedang marak dibicarakan saat ini. ”Mobil ini masih memakai bahan bakar bensin. Namun, mesin yang digunakan jauh lebih rumit dibandingkan dengan ketiga mobil hemat energi sebelumnya,” urai Nur.

Di akhir acara, dosen Jurusan Teknik Mesin ITS ini berharap tur akan berlangsung dengan lancar. Selain itu, keempat mobil karya sivitas akademika ITS yang akan berlaga dapat menjadi motor pengembangan teknologi otomotif di Indonesia. ”Semoga, seluruh mobil ITS ini dapat turut memajukan pengembangan mobil hemat energi di Indonesia,” tegasnya.

Di kutip dari : https://www.its.ac.id/berita/13491/id


Leave a Reply